
Kp. Cibuluh RT 002/002 Desa Kiarasari Kecamatan Sukajaya Kabupaten Bogor

Di atas ketinggian Desa Kiarasari, terdapat sebuah titik di mana batas antara bumi dan langit seolah memudar. Warga lokal menyebutnya Cipudale. Bukan sekadar lahan perkemahan biasa, Cipudale kini menjelma menjadi "altar" bagi para pemuja ketenangan yang bosan dengan hiruk-pikuk destinasi wisata mainstream.
Perjalanan menuju Cipudale adalah sebuah ritual. Wisatawan harus membelah barisan terasering persawahan yang menjadi ikon Kiarasari. Semakin tinggi melaju, udara berubah menjadi dingin yang menggigit, membawa aroma tanah basah dan pinus yang segar. Begitu sampai di area camping ground, mata akan langsung disuguhi panorama 360 derajat: hamparan sawah berundak di satu sisi, dan lembah hijau yang dalam di sisi lainnya.
Cipudale menawarkan pengalaman yang intim dengan alam. Berikut adalah detail yang membuatnya istimewa:
Lautan Kabut di Pagi Hari: Jika beruntung, Anda akan terbangun di dalam "negeri di atas awan". Kabut putih tebal seringkali menyelimuti area perkemahan saat fajar, perlahan tersingkap oleh matahari yang muncul dari balik gunung.
City Light & Galaksi: Saat malam tiba, jika langit cerah, Cipudale menjadi jendela untuk menatap gugusan bintang. Di kejauhan, kerlap-kerlip lampu kota Bogor tampak seperti hamparan permata yang kontras dengan kegelapan hutan sekitarnya.
Gemericik Sumber Air: Sesuai namanya yang mengandung unsur "Cipun" atau air dalam filosofi lokal, area ini diberkati dengan akses air pegunungan yang melimpah dan sangat jernih, cukup untuk membasuh wajah yang lelah setelah perjalanan jauh.
Meskipun berada di lokasi yang terpencil, pengelolaan Cipudale tetap memperhatikan kenyamanan. Area lahan telah diratakan ( ) sedemikian rupa agar tenda berdiri stabil. Terdapat fasilitas sanitasi yang memadai tanpa menghilangkan kesan alami. Pengelola lokal juga menyediakan kayu bakar bagi wisatawan yang ingin menghangatkan malam dengan api unggun sambil menyeduh kopi khas Bogor Barat.
Bagi banyak pengunjung, Cipudale bukan hanya tempat untuk mendirikan tenda. "Di sini, suara bising di kepala saya hilang. Hanya ada suara angin dan gesekan daun padi di kejauhan," ujar salah satu pengunjung yang sedang menikmati kopi paginya.
Tips Perjalanan: Pastikan membawa pakaian hangat ekstra (thermal layer) karena suhu di Cipudale bisa turun drastis saat malam hari. Penggunaan kendaraan transmisi manual atau matic yang bertenaga sangat disarankan mengingat tanjakan menuju area ini cukup menantang.
Harga Tiket
Rp 15.000
Jam Operasional
Diposting oleh
Andi Arsil
Publikasi
13 Januari 2026